IHSG Makin Menguat, Nyaris Seluruh Sektor Masuk Zona Hijau

© Reuters.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin melesat pada penutupan perdagangan sesi I Rabu (03/06) pagi. Bursa domestik kembali dibanjiri arus masuk modal asing senilai Rp 641,17 miliar. Sektor finansial jadi pergerakan indeks, tapi aneka industri sektor turun sendiri pada penutupan perdagangan.
Jakarta Stock Exchange Composite ditutup menguat 0,97% atau 47,09 poin di 4.894,60 menurut data hingga pukul 11.30 WIB. Sepanjang pagi ini indeks bergerak di kisaran level 4.847,52 – 4.960,07.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Rabu (3/6) naik signifikan menembus level 4.900 seperti dilaporkan Katadata Rabu (03/06). Hingga pukul 09.15 WIB saja, indeks domestik bergerak naik 1,84% menyentuh level 4.936,67. Kenaikan ini, dimotori oleh kenaikan saham-saham perbankan.
Adapun modal asing kembali membanjiri pasar modal dalam negeri. Hingga berita ini ditulis, modal asing yang mengalir masuk mencapai Rp 641,17 miliar di seluruh pasar.
Jika kemarin, Selasa (3/6), investor asing memburu saham Bank Rakyat Indonesia (JK:BBRI), kini giliran saham Bank Central Asia (JK:BBCA) dengan pembelian bersih sementara ini telah mencapai Rp 360,1 miliar. 
Sektor finansial pun melesat 2,98% menjadi motor pergerakan IHSG. Saham bank-bank besar menjadi penopang sektor ini dengan saham Bank Tabungan Negara (JK:BBTN) berada di urutan teratas dengan kenaikan hingga 11,89% menjadi Rp 1.035 per saham.
Sejauh ini, total ada 1,18 miliar unit saham yang diperdagangkan di pasar modal dengan nilai mencapai Rp 1,56 triliun. Sejalan dengan kenaikan signifikan indeks, terdapat 221 emiten yang sahamnya bergerak menguat, sedangkan hanya ada 74 saham yang bergerak di zona merah, dan 122 saham lainnya tidak berubah.
Meski ada wacana pembukaan kembali ekonomi, dimana pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bakal dilonggarkan, perlu diiringi dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan ungkap analis.
Sedangkan pada penutupan ini mengutip laporan Kontan Rabu (03/06), ada sebanyak 211 saham naik, 163 saham turun dan 158 saham stagnan.
Sembilan sektor saham menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan satu sektor saham yakni sektor aneka industri tergelincir ke zona merah dengan penurunan 0,05%.
Sektor-sektor saham dengan penguatan terbesar adalah sektor keuangan yang naik 1,70%, sektor perkebunan naik 1,39% dan sektor konstruksi naik 1,06%.
Total (PA:TOTF) volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 6,28 miliar saham dengan total nilai Rp 7,30 triliun.
Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp 767,26 miliar di seluruh pasar.
 
Sementara saham top gainer IHSG pagi ini yaitu Kresna Graha Investama Tbk PT (JK:KREN) naik 25,97%, Multipolar Technology Tbk (JK:MLPT) naik 24,78% dan Jakarta Int Hotels & Dev (JIHD) naik 20,61%. Adapun saham top loser yakni Tourindo Guide Indonesia Pt (PGJO) turun 9,89%, Superkrane Mitra Utama Tbk PT (SKRN) turun 6,96% dan Bank Mayapada Internasional (JK:MAYA) turun 6,92%.